Segudang Manfaat Tempe, Bisa Buat Menu Diet Lho!

Orang Indonesia pasti sudah terbiasa mengonsumsi tempe. Makanan berbahan dasar kacang kedelai ini, terkenal murah muriah dan rasanya gurih.


Selain digoreng tempe juag bisa dioleh dengan berbagai cara. Mulai dari digoreng, dibacem, hingga untuk tamabahan pada tumisan.


Tempe terkenal sebagai sumber protein. Namun ternyata tempe memiliki manfaat lainnya yang naik bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa jadi untuk menu diet. Penasaran?


Berikut umma kutip dari sayur box, manfaat tempe untuk kesehatan tubuh. Yuk simak!


1. Sumber protein



Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tempe sangat terkenal dengan kandungan proteinnya. Bahkan protein dalam tempe lebih tinggi dari daging. 


Maka dari itu, tempe sering kali dijadikan sumber protein pengganti daging. Banyak para vegetarian atau vegan yang memilih tempe sebagai menu pengganti untuk menenuhi kebutuhan protein tubuh.


Dalam 100 gr tempe mengandung kurang lebih 20 gr protein. Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan protein harian mencapai 34 persen bagi orang dewasa. 


Fungsi dari protein sendiri selain untuk menjaga jaringan otot adalah untuk menghasilkan enzim proteolitik yang bisa memecah rantai protein sehingga dapat diserap oleh tubuh.


2. Antioksidan penangkal radikal bebas


Manfaat tempe yang kedua adalah sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Apabila tubuh terkena paparan radikal bebas, ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh, bahkan hingga menyababkan kanker. 


Kandungan isoflavon dan juga nutrisi lain dalam tempe, membuat tempe ampuh menjadi antioksidan bagi tubuh. Peran tempe sebagai antioksidan terbukti lebih ampuh jika dibandingkan dengan kacang kedelai rebus biasa.


3. Sumber kalsium


Manfaat tempe selanjutnya adalah sebagai sumber kalsium. Jika berbicara tentang sumber kalsium, umumnya kamu pasti akan mengingat susu. Tetapi faktanya, tempe juga bisa dijadikan sumber kalsium yang tidak jauh berbeda dengan susu. 


Setiap penyajian 100 gr susu mengandung 125 mg kalsium, sedangkan dalam setiap 100 gr tempe memiliki kandungan mencapai 155 mg kalsium. Jadi bisa disimpulkan bahwa tempe sangat mungkin menjadi sumber kalsium yang tidak kalah dengan susu.


4. Pilihan menu diet terbaik




Jangan salah, tempe juga bisa dijadikan sebagai salah satu menu diet kamu, lho. Salah satu menu terbaik untuk diet adalah makanan dengan kandungan tinggi protein, tinggi serat, namun rendah lemak. Kandungan protein dan serat dalam tempe membuatnya sangat baik untuk menjadi menu diet.


Tempe juga merupakan makanan yang mudah diserap oleh tubuh. Kandungan vitamin B kompleks dalam tempe juga sangat baik untuk memenuhi asupan nutrisi kamu ketika sedang diet.


5. Memenuhi kebutuhan vitamin B12


Manfaat tempe yang kelima adalah untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12, terutama bagi kamu yang vegan. Vitamin B12 punya segudang manfaat untuk tubuh mulai dari mulai menghasilkan sel darah merah, membantu proses sintesis DNA, mengaktifkan asam folat, hingga menjaga kesehatan sisten saraf dan menjaga fungsi otak. 


Secara umum vitamin B12 banyak terkandung dalam daging, ayam, ikan, dan susu. Tempe merupakan satu-satunya sumber vitamin B12 yang berasal dari nabati, sehingga sangat cocok untuk menggatikan sumber vitamin B12 lain yang tidak dikonsumsi oleh para vegan.


6. Aman untuk penderita diabetes


Manfaat tempe selanjutnya adalah aman dikonsumsi untuk penderita diabetes. Memilih menu makanan untuk penderita diabetes bukanlah hal yang mudah. Setiap menu harus disesuaikan untuk mecegah naiknya kadar gula darah. 


Tempe terutama yang terbuat dari kedelai, mengandung isoflavon dan serat yang mampu mengontrol kestabilan gula darah dan memperbaiki resistensi insulin. Selain baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe II, tempe juga bisa membantu menurunkan risiko diabetes.


7. Cocok untuk semua umur


Makanan murah satu ini cocok untuk semua kalangan umur. Komposisi gizi tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. 


Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. 


Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.